Kota-kota di Indonesia sedang menghadapi fenomena Urban Sprawl, pertumbuhan perumahan yang menyebar ke pinggiran kota. Perkembangan perumahan tapak ini cenderung bersifat monofungsi secara kawasan yang cukup luas. Pertumbuhan seperti ini mengakibatkan permasalahan kota lainnya seperti fenomena komuter, jarak tempuh yang jauh dan macet, ketergantungan akan kendaraan pribadi, bahkan di lingkungannya sendiri meciptakan sebuah area perumahan yang sepi, tidak aman, dan tentunya tidak ramah pejalan kaki. Pertumbuhan perumahan ini perlu segera dipikirkan ulang agar tidak terus membuat keadaan perumahan menjadi lebih buruk.
Pada perancangan perumahan kali ini, kami mengangkat salah satu karakter budaya berhuni di Indonesia yang sudah ada sejak lama, yakni di kampung-kampung kota.
Kehidupan disana lebih hidup, beragam, dan harmonis, dibalik ketidakteraturan yang tampak.
Pola-pola ruang di lingkungan kampung dan suasananya dihadirkan kembali pada komplek perumahan ini agar bisa menghidupkan kawasan perumahan, membuat lingkungan menjadi aman, dan tentunya ramah terhadap pejalan kaki.
Perancangan kawasan perumahan ini merupakan visi kedepan bagi perkembangan perumahan di Indonesia.

Lihat lainnya

Back to Top