
Ide utama dimulai dari niat klien untuk memiliki area berkumpul yang memungkinkan interaksi yang lebih nyaman dan ruang penyimpanan yang cukup dalam kamar 48 m2 ini.

Unit yang akan ditempati secara temporal oleh penghuni ini diharapkan dapat menciptakan ruang yang akrab.

Perletakan ruang merespon kondisi unit hook (unit sudut) di lantai 18 yang memiliki bukaan besar di dua sisinya, kami memanfaatkan pemandangan terbaik itu agar dapat dinikmati dari hampir keseluruhan ruang di dalam unit.

Penerapan material dipilih untuk memberikan pengalaman yang berbeda bagi penghuni, perpaduan antara pola lantai herringbone dan motif terrazzo secara visual menerjemahkan adanya perbedaan fungsi ruang.

Perbedaan material pada kabinet mengidentifikasikan fungsi penyimpanan yang berbeda pula.

TV Cabinet menjadi bagian yang eye-catching dengan warna gelap yang berbeda dari elemen desain di sekitarnya, cermin di letakkan di beberapa area untuk memberikan kesan luas dan tampilan yang lain saat dilihat dari berbagai sudut sehingga tampak lebih dinamis,

sementara pemilihan kaca pada kabinet dimaksudkan agar cahaya dapat menembus area yang ada dibalik sisi nya sehingga tetap menerima cukup cahaya.

Adapun elemen garis vertical diterapkan pada desain pintu & backdrop kamar utama dan juga panel kamuflase pada kabinet di sisi pintu masuk kamar yang sengaja dibuat seakan hanya berupa backdrop saja.